Mengenal Tanaman Buah Semangka (Water melon)

Semangka (Citrullus vulgaris) merupakan salah satu buah yang sangat digemari masyarakat Indonesia karena rasanya yang manis, renyah dan kandungan airnya yang banyak. Menurut asal-usulnya, tanaman semangka berasal dari gurun Kalahari di Afrika, kemudian menyebar ke segala penjuru dunia, mulai dari Jepang, Cina, Taiwan, Thailand, India, Belanda, bahkan ke Amerika. Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Biji semangka yang dikeringkan dan disangrai juga dapat dikonsumsi. Buah semangka memiliki kulit yang keras, berwarna hijau pekat atau hijau muda dengan larik–larik hijau tua tergantung kultivarnya, daging buahnya yang berair berwarna merah atau kuning. 

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Buah Semangka
Dunia : Plantae 
Divisi: Spermatophyta 
Subdivisi: Angiospermae 
Kelas : Dicotyledonae 
Subkelas : Sympetalae 
Bangsa : Cucurbitales 
Suku : Cucurbitaceae 
Marga : Citrullus 
Jenis : Citrullus vulgaris 
Buah semangka berbentuk bola sampai bulat memanjang, besar bervariasi dengan panjang 20-30 cm, diameter 15-20 cm, dengan berat mulai dari 3-7 kg, namun terkadang ada buah semangka yang mencapai 15-20 kg. Bagian dari buah semangka terdiri ataskulit buah, daging buah dan bijinya. Kulit buah semangka tebal dan berdaging, licin, warnanya bermacam-macam seperti hijau tua, kuning agak putih, atau hjiau muda bergaris-garis putih. Daging buah warnanya merah, merah muda (pink), jingga (orange), kuning sampai putih. Biji bentuk memanjang, pipih, warnanya hitam, putih, atau cokelat kemerahan. Ada juga yang tanpa biji (seedless). 
Daun semangka lebar dan menjari, mempunyai batang kecil memanjang daun ditutupi oleh bulu-bulu yang halus dan tajam. Batang tanaman semangka adalah beruas-ruas dan disetiap ruas tumbuh daun-daun tanaman. Tanaman semangka tumbuh dengan cara menjalar. Bunga tanaman semangka termasuk monoecius (berumah satu) dan berkelamin satu (unisexual). Akar tanaman termasuk akar tunggang disertai akar samping dengan penetrasi agak dalam ke tanah.
Tanaman semangka berasal dari daerah tropis dan subtropis Afrika. Tumbuh liar ditepi jalan, padang belukar, pantai laut, atau ditanam di kebun dan perkarangan sebagai tanaman buah. Tanaman ini tergolong cepat berproduksi yaitu sekitar 2- 4 bulan. Semangka dapat berproduksi dengan baik pada ketinggian ±1000 meter diatas permukaan laut. Suhu udara yang baik untuk pertumbuhan semangka yaitu berkisar 25-30ÂșC. Di Indonesia tanaman ini banyak dikembangkan disekitar kota besar diantaranya Indramayu, Cirebon, Madiun, Lombok, Sumatera Utara dan sebagainya.
Semangka merupakan tanaman buah berupa herba yang tumbuh merambat dalam bahasa Inggris disebut Water melon, sebagaimana anggota suku ketimun-ketimunan lainnya, habitus tanaman ini merambat namun tidak dapat membentuk akar adventif dan tidak dapat memanjat serta jangkauan rambatan dapat mencapai belasan meter. 
Tanaman ini cukup tahan akan kekeringan terutama apabila telah memasuki masa pembentukan buah, daunnya berlekuk-lekuk ditepinya, bunganya sempurna, berwarna kuning, kecil (diameter 3 cm). Semangka adalah andromonoecious monoklin, yaitu memiliki dua jenis bunga pada satu tumbuhan: bunga jantan, yang hanya memiliki benang sari (stamen), dan bunga banci/hermafrodit, yang memiliki benang sari dan putik (pistillum). Bunga banci dapat dikenali dari adanya bakal buah (ovarium) di bagian pangkal bunga berupa pembesaran berbentuk oval. 
Buah semangka memiliki nama asing seperti Water Melon (Inggris), Xi Gua (Cina), Hamaka (Halmahera). Di Indonesia, buah semangka memiliki nama lain seperti Samangka, Semongka, Watesan, Ghuleng-ghuleng (Jawa); Mandike, Karamboja, Kalambosa, Kamandriki (Sumatera); Mendikal, Pateka (Maluku); Lamuja, Karamujo, Ramujo, Samaka (Lampung). Daging buah semangka digunakan untuk pengobatan tekanan darah tinggi (hipertensi), demam, mulut kering, air kemih berwarna kuning tua, sakit tenggorok, sariawan, rasa lemah, napas berbau dan menghilangkan kerutan diwajah.

Daging buah semangka bersifat rendah kalori dan mengandung air sebanyak 93,4%, protein 0,5%, karbohidrat 5,3%, lemak 0,1%, serat 0,2% dan vitamin (A, B dan C). Selain itu mengandung asam amino sitrulin (C6H13N3O3), asam amino asetat, asam malat, asam fosfat, arginin, betain, likopen (C40H56), karoten, bromin, natrium, kalium, silvit, lisin, fruktosa, dekstrosa dan sukrosa. Zat–zat yang bermanfaat pada daging buah semangka seperti likopen mempunyai aktivitas sebagai anti oksidan, saponin yang memiliki sifat antibakteri dan antivirus, flavonoid sebagai anti-inflamasi, analgesik dan anti oksidan.
Buah semangka adalah salah satu buah yang bebas lemak karena kadar gula yang terkandung dalam buah semangka juga terbatas namun memiliki air yang berlimpah. Kandungan air dan zat kalium yang terkandung dalam buah semangka serta antioksidan dan vitamin C, provitamin A. Buah semangka mengandung zatsitrullin dan karotenoid yang memiliki kandungan likopen yang berfungsi sebagai antioksidan sebagai penangkal radikal bebas.
Kulit/pulp buah semangka juga kaya akan vitamin, mineral, enzim, dan klorofil. Vitamin-vitamin yang terdapat pada kulit buah semangka meliputi vitamin A, vitamin B2 , vitamin B6, vitamin E, dan vitamin C. Kandungan vitamin E, vitamin C, dan protein yang cukup banyak pada kulit buah semangka dapat digunakan untuk perawatan kesehatan maupun kecantikan. 
Demikian pembahasan singkat tentang Mengenal Tanaman Buah Semangka (Water melon). 

Dimuat dari :
http://www.pusri.org/budidaya/buah/SEMANGKA.PDF
http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/164/3/BAB%20II%20Kajian%20%28NL%29.pdf
http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/54508/Chapter;jsessionid=C52F7B5820CA768755F5C2B9C197E2DA?sequence=4

Gambar dimuat berdasarkan penelusuran google gambar dengan kata pencarian "buah semangka, klasifikasi buah semangka, botani tanaman semangka". Sekian, semoga bisa menjadi bacaan yang bermanfaat!! Terimakasih.

No comments for "Mengenal Tanaman Buah Semangka (Water melon)"