Mengenal Tanaman Hias Anthurium Hookeri

Anthurium bukan nama asing bagi pecinta tanaman hias di Indonesia. Ada 2 jenis anthurium yang selama ini dikenal yakni anthurium bunga dan anthurium daun. Jenis anthurium bunga mungkin lebih populer karena bunga-bunganya yang berbentuk hati memiliki warna bervarisi dari merah menyala hingga oranye. Anthurium daun harus diakui kalah populer bila dibandingkan dengan anthurium bunga. Masyarakat kebanyakan mengenalnya melalui jenis anthurium daun yang popular dengan nama kuping gajah (Anthurium crystallinum). Akan tetapi, belakangan ini masyarakat Indonesia menyadari bahwa jenis anthurium daun ternyata tidak kalah mempesona dibandingkan dengan anthurium bunga. Apalagi dengan makin banyak munculnya beragam anthurium daun jenis baru, terutama anthurium hasil silangan. 
 
 
Anthurium hookeri, merupakan salah satu jenis anthurium yang menempati kelas kedua setelah jenis Anthurium jenmanii. Bicara soal beragamnya varian yang ada, Anthurium hookeri boleh dibilang merajai. Hal ini dapat dipahami karena Anthurium hookeri merupakan tanaman yang menyerbuk silang. Penyerbukan silang inilah yang melahirkan ragam jenis dan karakter Anthurium hookeri. Tanaman Anthurium hookeri umumnya cocok dijadikan tanaman hias dalam pot, baik di luar ruangan yang teduh maupun tanaman dalam ruangan (indoor). Sebagai tanaman hias daun kepopulerannya semakin meningkat dengan dihasilkannya silangan-silangan baru. 
 
Nama anthurium berasal dari bahasa Yunani yaitu anthos (bunga) dan oura (ekor). Sebutan bunga ekor itu tepat untuk anthurium sebab bunganya menyerupai ekor tertutup seludang berbentuk jantung. Meskipun bukan tanaman asli Indonesia, tetapi anthurium cukup populer di antara tanaman hias daun lain. Di tahun 1984, Anthurium jenmanii cukup populer, bahkan pamornya sekelas dengan philodendron. Anthurium “kuping gajah” juga disukai masyarakat karena bentuk daun besar, seperti kuping gajah. Namun, trennya meredup tergeser oleh aglaonema. Munculnya euphorbia dan adenium pada tahun 2003 membuat anthurium seolah menjauh dari penggemarnya. Setelah mengalami pasang surut, pamor anthurium kembali menanjak pada awal tahun 2006. 
 
Sumber genetik anthurium berasal dari Benua Amerika yang beriklim tropis terutama di Peru, Kolombia, dan Amerika Latin. Dari daerah asalnya tersebut kemudian anthurium menyebar ke berbagai negara di dunia. Saat ini, anthurium semakin banyak digemari hobiis tanaman hias di dunia. Beberapa jenis anthurium asal luar negeri sudah dibudidayakan di Indonesia. Daerah sentra penanaman anthurium daun sudah menyebar ke beberapa daerah di Indonesia.
 
Sistematika (Taksonomi) Anthurium Hookeri
 
klasifikasi Ilmiah : 
 
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Ordo : Arecales 
Famili : Araceae
Genus : Anthurium
Species : Anthurium hookeri. 
 
 
Morfologi Anthurium Hookeri
Secara morfologi, tanaman Anthurium hookeri terdiri dari bagian daun, batang dan tangkai, bunga dan tongkol, buah dan biji, dan akar. Pengetahuan ini diperlukan untuk menentukan habitat, pola pertumbuhan, dan syarat tumbuhnya. 
 
Daun 
Daya tarik anthurium daun terletak pada setiap helai daunnya. Tajuk dan susunan daunnya tumbuh teratur, simetris dan terlihat sempurna dari berbagai sudut pandang. Lekukan-lekukan ringan, bergelombang, lurus halus atau menjari pada bagian tepi daun memberikan kesan natural dan dinamis. Umumnya anthurium memiliki daun yang tebal, kaku dan berwarna hijau. Bentuknya bervariasi misalnya berbentuk jantung (heart shape), membundar, lonjong, memanjang, lancip dan masih banyak lagi. Tekstur daunnya beragam, halus atau rata, keriput atau berlekuk seperti gelombang sampai keriting.
 
Batang dan Tangkai 
Sebagian besar batang anthurium tidak nampak karena tertanam dalam medianya. Karena terbenam lantas tumbuh akar. Setelah dewasa akan membesar dan menjadi bonggol. Menjadi bagian tanaman anthurium yang sangat penting. Bisa digunakan untuk perbanyakan secara vegetatif lewat pemotongan bonggol. Keunggulannya, sifat anakan hasil potong bonggol selalu sama dengan induknya.
 
Bunga dan Tongkol 
Bunga Anthurium hookeri berbentuk tongkol dengan warna kecoklatan. Tanaman mulai bertongkol setelah berumur kurang lebih tiga tahun. Tongkol akan menghasilkan biji yang dapat dikecambahkan dan dibibitkan menjadi tanaman baru. 
 
Buah dan Biji 
Buah anthurium adalah hasil pembuahan benang sari dan putik. Buah anthurium berbentuk bulat dan melekat pada tongkol. Umumnya berwarna merah, tetapi ketika masih muda berwarna hijau. Jika buah yang matang dipencet akan keluar biji yang berwarna putih dan bentuknya macam-macam, ada yang lonjong dan ada yang bulat. 
 
Akar 
Akar anthurium tumbuh pada batang atau bonggol yang terbenam dalam media. Umumnya berwarna putih, klrem sampai cokelat. Akar anthurium sehat umumnya sangat banyak dan menutupi hampir semua bonggol. Jumlah banyak dan menyebar ke segala arah. Bonggol dan akar umumnya akan membentuk “bola serabut”  
 
Dalam perawatannya, Anthurium bersifat mudah tumbuh dan tergolong tidak sulit. Toleransi tanaman ini terhadap lingkungan baru cukup baik. Anthurium dapat tumbuh di lokasi berketinggian 0-1000 m dpl. Meskipun ada beberapa jenis yang tumbuh lambat, tetapi anthurium dapat bertahan hidup bertahun-tahun. Agar anthurium ini tumbuh optimal, perlu diperhatikan beberapa faktor seperti suhu, kelembaban, sinar matahari, air, sirkulasi udara dan angin. 
 
 
Jenis-Jenis Anthurium Hookeri :
 
1. Hookeri Cobra Urat > Daun menonjol, pangkal daun membentuk lipatan dengan ujung daun meruncing seperti bentuk Cobra. 
2. Hookeri Hitam (Black Hookeri) > Tangkai daun dan daun berwarna hijau tua hingga kehitaman.
3. Hookeri Merah (Red Hookeri) > Ciri khas terletak pada warna tangkai daun yang berwarna merah. 
4. Hookeri Variegata > Daunnya berwarna putih kekuningan. Bila daun disinari terlihat tembus pandang.
5. Hookeri Oval > Postur daunnya cantik dan berkerut, ujung daunnya melekuk keluar.
 
Demikian ulasan singkat tentang Mengenal Tanaman Hias Anthurium Hookeri. Dimuat dari sumber tinjauan pustaka dalam laporan ilmiah berjudul Budidaya "Tanaman Hias Anthurium Hookeri" Oleh Iskawati Suwaldi, Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2009. Gambar dimuat berdasarkan hasil pencarian google gambar dengan kata pencarian "tanaman anthurium, bunga anthurium, jenis jenis anthurium". Sekian, semoga menjadi redernsi bacaan yang bermanfaat! Terimakasih.

No comments: