Mengenal Tanaman Sayur Petsai (Sawi Putih)

Petsai merupakan tanaman sayuran daun dari keluarga Cruciferae yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan cocok untuk dikembangkan di daerah sub tropis maupun tropis. Petsai diduga berasal dari Tiongkok (Cina) dan Asia Timur. Tanaman ini telah dibudidayakan sejak 2.500 tahun yang silam, kemudian menyebar ke Philipina dan Taiwan. Tanaman tersebut memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya adalah untuk menyehatkan mata, menurunkan kolesterol, menghindari serangan jantung, sumber vitamin dan makanan untuk memulihkan tenaga. Hal ini dikarenakan petsai memiliki kadar zat besi yang tinggi dan mengandung magnesium, tidak seperti daging yang menyimpan potensi merugikan apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak.


Klasifikasi Ilmiah Petsai :

Divisi : Spermathopyta 
Kelas: Angiospermae  
Sub Kelas: Dictotyledonae  
Ordo: Papavorales  
Famili: Cruciferae atau Brassicaceae  
Genus : Brassica  
Spesies: Brassica chinensis L. atau B.campestrisvar. Chinensi 
 
Tanaman petsai termasuk tanaman sayuran Cruciferae (kubis-kubisan) yang memiliki ciri daun dan bunga yang berbentuk vas kembang. Cruciferae berbuga sempurna dengan enam benang sari yang terdapat dalam dua lingkaran. Empat benang sari dalam lingkaran dalam, sisanya dalam lingkaran luar. Sayuran Cruciferae atau Brassicaceae meliputi beberapa genus, diantaranya ialah kubis (kol), petsai (sawi putih) dan lobak.
 
Tanaman petsai termasuk tanaman sayuran Cruciferae (kubis-kubisan) yang memiliki ciri daun dan bunga yang berbentuk vas kembang. Cruciferae berbuga sempurna dengan enam benang sari yang terdapat dalam dua lingkaran. Empat benang sari dalam lingkaran dalam, sisanya dalam lingkaran luar. Sayuran Cruciferae atau Brassicaceae meliputi beberapa genus, diantaranya ialah kubis (kol), petsai (sawi putih) dan lobak.

 
Petsai berbatang pendek hingga hampir tidak terlihat. Daunya bulat panjang, kasar, berkerut, rapuh serta berbulu halus dan tajam. Urat (tulang) daun utamanya lebar dan berwarna putih. Rasa daun petsai masak adalah lunak, sedangkan yang mentah agak pedas. Pola pertumbuhan daun mirip tanaman kubis. Daun yang muncul terlebih dahulu menutupi daun yang tumbuh kemudian hingga membentuk krop bulat panjang yang berwarna putih. Susunan dan warna bunganya pun seperti kubis. Biji petsai berwarna hitam kecoklatan dengan ukuran lebih kecil dari biji kubis.  
 
Sistem perakaran tanaman petsai adalah akar tunggang, berdaun lebar dan berkerut-kerut serta membentuk krop terutama pada petsai B. pekinensis,B. chinensis atau petsai, struktur daun agak halus, tidak berbulu dan tidak membentuk telur.  
 
Daerah yang cocok untuk penanaman petsai yaitu tipe tanah lempung sampai lempung berpasir, gembur, mengandung bahan organik, pH tanah optimum 6,0-6,8. Ketinggian tempat 600-1.500 m dpl. Persyaratan lain lokasi terbuka dan memperoleh sinar matahari langsung serta drainase air lancar.  
 
Waktu tanaman petsai yang baik ialah menjelang akhir musim hujan yaitu pada bulan Maret atau awal musim hujan sekitar bulan Oktober, karena tanaman lebih tahan terhadap hujan. Akan tetapi, perawatan tanaman pada musim hujan akan lebih berat daripada musim kemarau karena serangan ulat daun.  
 
Demikian ulasan singkat tentang mengenal tanaman sayur petsai (sawi putih). Dimuat dari http://repository.uma.ac.id/bitstream/123456789/1704/5/118210050_file5.pdf. Gambar dari penelusuran google gambar tentang petsai. Semoga bermanfaat!!

No comments: